BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Sabtu, 26 Mei 2012

cermin mini flanel


Cermin mini dan tempat sisir
Alat dan bahan :
1.      Kain flanel                                         6. Tali berwarna
2.      Dakron                                               7. Peniti
3.      Lem fox                                             8. Gunting
4.      Benang dan jarum                              9. Cermin
5.      Pelubang kertas                                  10. Kardus
Langkah-langkah pembuatan :
1.      Potong kardus sedikit lebih besar dari bentuk cermin
2.      Letakkan cermin di atas kardus, dan bagian bawah kardus dilapis dengan kain flanel
3.      Lalu potong kain flanel hingga membentuk kotak sebanyak 2 buah, dan satukan kedua kain tersebut dengan menggunakan jahitan tangan. Isi sela kain tersebut dengan menggunakan dakron, hingga kain tersebut terisi.         

4.      Setelah itu tempel bingkai tersebut ke bagian atas kardus yang sudah diletakkan cermin. Beri lubang pada bagian atas cermin dengan menggunakan pelubang kertas.

5.      Untuk bagian tempat sisir, potong kain denga ukuran yang cukup panjang (sesuai keinginan)
6.      Potong  kain dengan warna yang berbeda berukuran kecil, sehingga bisa membentuk kantong
7.      Tempelkan kain berukuran kecil tersebut ke kain yang lebih besar dengan jahitan tangan
8.      Bagian belakang kain yang besar tempelkan kardus (sesuai ukuran kain), kemudian jahit dengan kain yang lain, agar permukaan kardus tertutupi.


9.      Untuk menyatukan bagian cermin dan tempat sisir, gunakan potongan kain yang lain, kemudian jahit.

10.  Untuk mempercantik, tempelkan beberapa hiasan sesuai keinginan. Hiasan menggunakan peniti, agar letaknya bisa dipindah dan hiasan bisa diganti jika diinginkan.
   
11.  Cermin mini dan tempat sisir siap digunakan.

Senin, 21 Mei 2012

iseng..iseng... ^_^

hmmmm...
sudah lama rasanya tidak posting_posting...
yaaa,, maklum laaah karena segudang kesibukan... xixixixi

mau posting apa yoaaa?
puisi???
tidak,,tidak...
q lagi tak ingin berpuitis ria saat ini...
curhat???
hmmm,,, sepertinya juga tidak...
karna suasana hati q baik_baik saja akhir_akhir ini,,, :)
walau rasa sepi kadang datang dan tak kunjung menghilang...
tapi tak urung membuat senyum kecil itu menghilang dari wajah q,,, ^_^
semua karna kalian...
yaaaa,,, KALIAN,,,!!!
my sista,, my brada,, my best flend...
luv u all... (semoga kalian tetap memberikan cinta itu untuk q)
cinta kalian yang membuat q tetap bertahan,, heeee

jadi???
ayam ku?? (waaaahh,, ko'jadi kya iklan) hohoho.. :O

huaaaaaaaa,,, ingin rasanya berlari, teriak... melepas beban di pundak...
segudang tuntutan akademik membuat q lelah, jenuh,, bahkan stresssss... ckckckck (kasian,,kasian,,kasian)

 ahaaaaa.... (tiba" teringat satu hal) heee
9 mei,,, yaaa.. tepatnya di tahun 1992, q putuskan tuk melihat_lihat keadaan dunia,,udah sumpek dalam perut mama selama 9 bulan (terkesan seenaknya yoaaa) :D
ternyata 20 tahun sudah q meninggalkan tempat persembunyian itu,, pengen kembali,, bisa ga yoaaaa?! hihi..
20 tahun?! itu bukan waktu yang sebentar,, thank's mom, dad tuk semuanya,, hmmm.. ucpan itu tak kan cukup membayar pengorbanan kalian selama ini,,,
q tau kalian menyayangi q,, tapi rasa sayang dan cinta kalian pasti melebihi dari apa yang q ketahui...


buat sohib" q,, thanks yooo tuk ucapan N do'a'x,,kado'x juga.. ^_^
sengaja di abadikan,, buat kenangan tuk masa depan,, hihii
tanpa kalian mungkin beban yang muncul setiap hari_hari yang q lalui ini akan semakin berat...

someone special di hari special??
hmmmm...
sedikit kecewa jika berbicara tentang someone special,, setiap waktu yang berlalu di tgl itu, berharap mendapat ucapan darinya, ternyata... ucapan yang diharapkan tak kunjung di dapat.. maka q bilang pada hati q "wajar saja rasa kecewa datang pada orang yang berharap"..

*to be continue... ^_^

Jumat, 13 April 2012

bagai berlayar di lautan lepas....

kau...
mengajarkan q bagaimana cara berlayar,,
kau bilang,, agar ku mengerti arti bahagia yang selalu kau banggakan...
aq pun menikmatinya,,
sungguh,, ku merasakan kebahagiaan itu,,,
menikmati lautan bebas tanpa batas...
tapi kau,,,
tak mengajarkan ku bagaimana cara nya tuk menepi..
hingga ku terus berlayar tanpa arah, bertemankan hantaman ombak...
sungguh kau begitu,,
perduli kah kau dengan ketakutan ku?
hirau kah kau dengan gelap yang selalu menyudutkan ku?!
kau,,,
seolah menutup mata dengan keadaan ku,,
acuh dengan semua cerita duka ku....

Sabtu, 31 Maret 2012

Memorie klasik

Bertahun-tahun buku itu sudah tak lagi ku jamah...
Ribuan kata bahkan cerita pernah q tumpahkan di sana...
Kini kabut tebal menyelimutinya,,
enggan...
terlalu enggan q tuk kembali membukanya,,
bukan karna segumpal debu yang melekat,,
bukan pula karna sampulnya  yang sudah tak lagi memikat...
hanya saja...
q tak ingin kembali berdebat dengan cerita itu yang kini sudah tak lagi bersahabat...
namun semua tampaknya sia_sia...
semua terbaca dengan jelas meski q tak membukanya...
kenangan itu seolah datang dan menyajikan begitu banyak cerita...
ahhhh,, ingin cepat q menghapusnya hingga tak tersisa,,
melangkah menjauh meninggalkan sepenggal harapan..
membiarkan serpihan kenangan itu berserakan..
tanpa sedikitpun q berani mengaisnya...
berharap ini  hanya sebuah mimpi di saat malam tiba, yang mana pagi kan datang dan membuatnya sirna...

Jumat, 24 Februari 2012

aku dan butiran hujan

Di saat arah ku mulai menepi,, ku merasa  raga kini bagai rumah yang tak berpenghuni..
sepi seperti tanpa sebuah melodi,,
tapi... hentakan sang hujan memberi irama dalam kehidupan...
membuat ku selalu bermimpi,, hujan kembali datang mengusir sepi...
terkadang lirih hati ku berucap...
"sudah lah... jangan terlalu terlena di saat rintik hujan menemani mu dalam kesunyian,,
karna semua tak kan berangsur lama...
karna di saat hujan lelah menggertak kan bumi,, maka senyap kembali merangkulmu dalam pekatnya awan hitam..."

Jumat, 10 Februari 2012

dan lagi.. kembali terjadi

q satukan puing-puing cerita yang terpecah di hamparan masa lalu,,,
q bingkai dengan balutan senyuman..
meski cerita tak lagi sempurna, tapi mampu menghibur hati yang dilanda duka..
nestapa bertubi-tubi mencerca...
terkadang memaksa ku tuk kembali memecahkan keindahannya,, menarik kembali senyum yang tersimpul rapi...
waktu seolah menjadi perangai yang menakutkan...
mencabik setiap rasa yang q dambakan...
waktu seolah enggan bertemankan dengan rasa bahagia ini...
ia terus saja berlari, menjauh dan menghilang di kesenyapan...
hingga membuat q harus kembali membuang semua kenangan...

Followers